Cara Backup Rom Android Dengan Mudah

cara backup rom android - Apakah anda tahu yang dimaksud dengan backup? Backup adalah istilah yang merujuk pada cara menyelamatkan data dengan cara menyimpan file ke tempat penyimpanan lain. Sementar restore adalah mengembalikan file yang sudah terhapus ke tempat asalnya.

Apabila sebuah data, dapat dengan copy paste saja, namun bagaimana dengan sistem operasi? Tentu ini tidak bisa di copy paste selain dengan cara di install ulang.



Saat anda akan melakukan flashing, custom rom, atau kegiatan ngoprek yang dapat membuat sistem hp berubah, maka akan terpikirkan bagaimana dengan sistem dan data sebelumnya?



Tentunya anda harus mempersiapkan hal semacam ini agar data penting anda dapat aman dan bisa digunakan kembali sewaktu waktu.

cara backup rom android


  1. Siapkan terlebih dahulu CWM dan install di perangkat android anda.
  2. Wajib hukumnya baterai terisi sekurang kurangnya 50%
  3. Gunakan kartu sd yang memiliki kapasitas besar untuk menyimpan file backup. Setiap ukuran rom tidak sama, contohnya backup stock rom hp samsung galaxy mini 2 sebesar 900 MB. Jadi usahakan kartu sd dapat menyimpan file yang berukuran besar, setelah itu pindahkan ke laptop atau komputer anda. Namun, bagi anda yang memiliki kartu sd dengan ukuran yang sangat besar maka tidak dipindahkan ke laptop atau pc juga tidak masalah.
  4. Masuklah ke CWM. Setiap perangkat berbeda, ada ponsel yang dapat langsung masuk ke dalam CWM karena menggunakan CWM permanen, ada juga yang harus masuk terlebih dahulu ke recovery mode bawaan kemudian flash CWM.
  5. Pilih backup and restore, lalu pilihlah backup to sdcard atau back up to internal storage.
  6. Nyalakan kembali pernagkat android anda dengan memilih reboot system now, kemudian periksalah kartu sd apa sudah ada file backup yang tadi. Umumnya berada di lokasi SDcard/clockworkmod/backup. Ingat jangan pernah pindahkan file itu atau merubah nama foldernya, biarkan saja berada di tempat aslinya.


cara backup rom android tanpa root


Software yang diperlukan

  • ADB Driver
  • SP Flashtool
  • MTKDRoidtools


Membuat Scatter File


  1. Install semua software tersebut di komputer
  2. Sambungkan komputer dengan android dalam mode usb debugging yang dicentang
  3. Buka mtkdroidtools
  4. Pilihlah block map kemudian create scatter file, setelah itu pilih folder untuk menyimpan lalu save
  5. Lepas kabel data lalu matikan perangkat android


Membuat Backup ROM

  1. Buka spfalshtool
  2. Klik scatter loading dan buka scatter file yang sudah dibuat sebelumnya
  3. Klik Read Back, ada PageSpare (apabila belum ada klik add)
  4. Dobel klik pada 0x00000... yang berada di bawah start adress lalu simpal file dengan nama awalan ROM_ 
  5. Klik Readback
  6. Hubungkan usb perangkat android ke pc dalam keadaan mati, tunggu proses dari sp flashtool yang sedang membaca data dari perangkat android anda (Biasanya memakan waktu selama 30 menit tergantung dari kapasitas data yang dibaca)
  7. Apabila telah selesai maka akan ada tanda lingkaran hijau, kemudian lepaslah sambungan usb android dari pc anda
  8. Nyalakan perangkat android anda kemudian sambungkanlah ke pc
  9. Buka mtkdroidtools
  10. Klik tab root, backup, recovery
  11. Lalu pilih to process file rom_from flash tool cari file tadi dengan awalan nama ROM_ 
  12. Klik open lalu tunggu proses pembuatan backup rom selesai
  13. Apabila anda ingin melakukan backup rom original tanpa menambahkan cwm atau boot.img yang mendukung root, pilih tidak apabila muncul to make cwm recovery automatically
  14. Bila telah selesai, akan muncul tulisan task is complete yang maka file backup rom akan di simpan di mtkdroidtools/backups


Itulah cara backup rom android dengan mudah tanpa root. Perlu diingat bahwa error juga dapat terjadi di saat proses backup. Harap lakukan dengan segala resiko ditanggung sendiri. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Backup Rom Android Dengan Mudah"

Post a Comment